Seorang gadis mengadu pada ibunya, berkeluh kesah tentang kehidupannya yang dirasa amat berat. Gadis itu tidak tahu bagaimana dia akan melalui semua itu dan merasa ingin menyerah saja. Dia merasa lelah berjuang dan menderita dalam kehidupan ini. Jika satu masalah teratasi, akan timbul masalah baru.
Ibunya mengajak putrinya menuju dapur. Diisinya 3 buah panci dengan air dan direbusnya air itu dengan api yang besar. Begitu semua air mendidih, dia masukkan wortel pada panci pertama, telur pada panci ke dua, dan butiran kopi di panci terakhir. Mereka menunggu sampai ketiga air di panci kembali mendidih.
Dalam 20 menit kompor-kompor dimatikan oleh sang ibu. Wortel dikeluarkan dan diletakkannya di sebuah piring. Begitu juga dengan telur dan kopi diletakkan dalam piring dan gelas berbeda. Sang ibu memandang putrinya sambil berkata : "Katakan apa yang kamu lihat."
Putrinya menjawab : "Wortel, telur dan kopi".
Ibunya meminta putrinya agar mendekat dan merasakan wortel itu. Wortel itu menjadi lembek. Ibunya kemudian meminta putrinya untuk memecahkan telur yang telah matang itu. Setelah mengupas kulitnya, dia sadar bahwa isi telur itu telah mengeras karena direbus. Akhirnya sang ibu meminta putrinya untuk meminum kopi yang telah matang. Putrinya tersenyum merasakan keharuman kopinya.
"Apa arti semua ini, ibu?" tanya putrinya.
Ibunya menjelaskan bahwa setiap benda-benda itu telah melewati "Kemalangan" yang sama, yaitu direbus di dalam air mendidih. Namun tiap benda punya reaksi berbeda.
Wortel itu sebelumnya kuat, keras dan "tidak berperasaan". Namun setelah direbus dia menjadi lunak dan lemah. Telur itu sebelumnya rentan, mudah pecah. Punya dinding tipis untuk melindungi cairan di dalamnya. Namun setelah direbus, cairan di dalamnya menjadi keras. Sedang butiran kopi adalah fenomena unik, ia menjadi air setelah direbus dan beraroma wangi."
"Termasuk yang mana kamu, anakku?" kata ibu pada putrinya. "Jika kemalangan mengetuk pintumu, bagaimana kamu meresponnya? Apakah kamu seperti wortel, sebutir telur atau serbuk kopi?"
Camkan Hal ini :
Termasuk yang mana aku ini? Apakah seperti wortel yang terlihat keras namun ketika dihadang masalah dan kemalangan aku menjadi lemah dan kehilangan kekuatanku?
Apakah hatiku rentan seperti isi telur, namun ketika "dididihkan" oleh kematian, perpisahan, masalah keuangan atau ujian-ujian lainnya menjadikan hatiku kuat? Apakah dinding luarku masih terlihat sama namun kini didalam aku menjadi seorang yang gigih dan berjiwa keras?
Atau aku mirip dengan serbuk kopi? serbuk kopi sebenarnya mengubah air panas disekitarnya, yaitu keadaan yang membawanya dalam kepedihan. Ketika air mulai mendidih, maka dia mengeluarkan aroma dan rasa kopi yang nikmat.
Bila keadaan menjadi kian memburuk, mampukah kalian mengubah situasi di sekitar menjadi suatu kebaikan? Ketika hari kian gelap dan ujian semakin meningkat, apakah kalian mengangkat diri sendiri ke tingkatan yang lain? Bagaimana kalian menangani masalah-masalah hidup yang datang silih berganti? Apakah kalian mirip sebuah wortel, sebutir telur atau serbuk kopi?
Semoga kalian mempunyai cukup bekal kebahagiaan untuk membuat hidup terasa indah. Cukup ujian agar membuat kalian kuat, cukup kesusahan agar kalian lebih manusiawi, dan cukup harapan untuk membuat kalian mampu bertahan hidup.
Ketika dilahirkan, bayi menangis disaat semua orang tersenyum menyambut kehadirannya. Menangkan hidup ini agar diakhir perjalanan nanti kita bisa tersenyum ketika semua orang disekitar menangis.
Dunia ini memang panggung sandiwara, kita dan semua yang kita lihat hanyalah ilusi yang penuh dengan kiasan-kiasan. Kita bukan siapa-siapa, kita bukanlah seperti yang kita sangka. Kita hanyalah bayangan-bayangan, pujilah Dia Yang mampu membuat bayangan-bayangan bisa mendengar, melihat, merasa, berbicara, dan berbuat apa saja. Bukalah hati, mata dan pikiranmu semasa di dunia, karena siapa yang buta hatinya di dunia, di akhirat nanti akan semakin dibuat buta oleh Tuhan-nya?
Sumber:
Catatan facebook Qaulan Sadida
Selasa, 15 Maret 2011
Senin, 14 Maret 2011
7 Kelebihan Setan Yang Patut Kita Tiru?...
7 Kelebihan Setan Dibandingkan Manusia - Setan dan manusia memang pada dasarnya 2 makhluk yang berbeda.
Manusia pada umumnya pasti benci kepada setan. Namun, di balik niat jahatnya ternyata setan mempunyai banyak sifat “yang perlu kita tiru”
1. Pantang menyerah
Setan tidak akan pernah menyerah selama keinginannya untuk menggoda manusia belum tercapai. Sedangkan manusia banyak yang mudah menyerah dan malah sering mengeluh.
2. Kreatif
Setan akan mencari cara apapun dan bagaimanapun untuk menggoda manusia agar tujuannya tercapai, selalu kreatif dan penuh ide. Sedangkan manusia ingin enaknya saja, banyak yang malas.
3. Konsisten
Setan dari mulai diciptakan tetap konsisten pada pekerjaannya, tak pernah mengeluh dan berputus asa. Sedangkan manusia??? Banyak manusia yang mengeluhkan pekerjaannya, padahal banyak manusia lain yang masih ngaggur dan membutuhkan pekerjaan.
4. Solider
Sesama setan tidak pernah saling menyakiti, bahkan selalu bekerjasama untuk menggoda manusia. Sedangkan manusia, jangankan peduli terhadap sesama, kebanyakan malah saling bunuh dan menyakiti.
5. Jenius
Setan itu paling pintar otaknya dalam mencari cara agar manusia tergoda. Sedangkan manusia banyak yang tidak kreatif, bahkan banyak yang jadi peniru dan plagiat.
6. Tanpa Pamrih
Setan itu bekerja 24 Jam tanpa mengharapkan imbalan apapun. Sedangkan manusia, apapun harus dibayar. Materi seharusnya bukanlah hal yang terpenting dalam hidup ini!
7. Suka berteman dan kompak
Setan adalah mahluk yang selalu ingin berteman, berteman agar banyak temannya di neraka kelak. Sedangkan manusia banyak yang lebih memilih mementingkan diri-sendiri dan egois. Manusia dalam mengerjakan sesuatu cenderung ingin menonjolkan kemampuannya sendiri dibanding bekerja sama dengan orang lain.
Semoga bermanfaat
Silahkan SHARE ke rekan anda jika menurut anda note ini bermanfaat.
Dikopas dari: catatan catatan islami/facebook
Source : http://jakerobe.blogspot.com/
(ket: tulisan dalam blog tsb sudah dihapus)
Manusia pada umumnya pasti benci kepada setan. Namun, di balik niat jahatnya ternyata setan mempunyai banyak sifat “yang perlu kita tiru”
1. Pantang menyerah
Setan tidak akan pernah menyerah selama keinginannya untuk menggoda manusia belum tercapai. Sedangkan manusia banyak yang mudah menyerah dan malah sering mengeluh.
2. Kreatif
Setan akan mencari cara apapun dan bagaimanapun untuk menggoda manusia agar tujuannya tercapai, selalu kreatif dan penuh ide. Sedangkan manusia ingin enaknya saja, banyak yang malas.
3. Konsisten
Setan dari mulai diciptakan tetap konsisten pada pekerjaannya, tak pernah mengeluh dan berputus asa. Sedangkan manusia??? Banyak manusia yang mengeluhkan pekerjaannya, padahal banyak manusia lain yang masih ngaggur dan membutuhkan pekerjaan.
4. Solider
Sesama setan tidak pernah saling menyakiti, bahkan selalu bekerjasama untuk menggoda manusia. Sedangkan manusia, jangankan peduli terhadap sesama, kebanyakan malah saling bunuh dan menyakiti.
5. Jenius
Setan itu paling pintar otaknya dalam mencari cara agar manusia tergoda. Sedangkan manusia banyak yang tidak kreatif, bahkan banyak yang jadi peniru dan plagiat.
6. Tanpa Pamrih
Setan itu bekerja 24 Jam tanpa mengharapkan imbalan apapun. Sedangkan manusia, apapun harus dibayar. Materi seharusnya bukanlah hal yang terpenting dalam hidup ini!
7. Suka berteman dan kompak
Setan adalah mahluk yang selalu ingin berteman, berteman agar banyak temannya di neraka kelak. Sedangkan manusia banyak yang lebih memilih mementingkan diri-sendiri dan egois. Manusia dalam mengerjakan sesuatu cenderung ingin menonjolkan kemampuannya sendiri dibanding bekerja sama dengan orang lain.
Semoga bermanfaat
Silahkan SHARE ke rekan anda jika menurut anda note ini bermanfaat.
Dikopas dari: catatan catatan islami/facebook
Source : http://jakerobe.blogspot.com/
(ket: tulisan dalam blog tsb sudah dihapus)
Kumpulan Kultwit #Wikileaks ustadz Mahfudz Siddiq
12. Tapi ingat,
targetnya bukan benar atau salah! Pembuktiannya
jadi sekuen yg dibiarkan bergulir sbg jalan target
lanjutan.
11. Lalu apakah data
dan info wikileaks benar? Sbg data mentah, ia adl
indikasi yg bisa mengarah benar atau juga salah.
10. Jika tatanan dunia
sdh cair/melting, maka mrk akan bekerja untuk
merekonstruksi sesuai design yg disiapkan.
9. Target awal
diseminasi rumor, lalu ciptakan distrust, picu
konflik baru, & dekontruksi tatanan. Ini disebut
melting process.
8. Strategi dan cara
mrk dgn membobol dan membuka data2 rahasia
negara, perusahaan dan perorangan dgn target2
spesifik.
7. The new real
power in the world adl the power behind
wikileaks. Mereka akan design New World Order
berbasis open society .
6. Kekuatan informasi
yg borderless, stateless, corporateless dan bisa
mengalir sprt gelombang tsunami. Dunia akan
powerless.
5. Dugaan saya,
kekuatan2 bisnis akan jadi sasaran berikut. Lalu
kontrol utama dunia akan dialihkan ke kekuatan
informasi.
4. Ini cara baru untuk
ciptakan pusat kekuatan baru selain negara dgn
mendelegitimasi kebijakan negara2 di dunia.
3. Kebijakan pol LN AS
jd sasaran pertama krn posisinya sbg
superpower serta pol LN aktif dan ekspansif ke
banyak negara.
2. Dimotori Julian
Assange n back up dr tokoh sprt george soros,
mrk kembangkan paham open society sbg
landscape baru tata dunia.
1. Ia adl jenis
jurnalisme baru unt terobos kendala jurnalisme
biasa. Bertumpu pd penerobosan sumber data2
rahasia dgn bbrp cara.
Sumber: kultwit ustadz @MahfudzSiddiq on twitter
targetnya bukan benar atau salah! Pembuktiannya
jadi sekuen yg dibiarkan bergulir sbg jalan target
lanjutan.
11. Lalu apakah data
dan info wikileaks benar? Sbg data mentah, ia adl
indikasi yg bisa mengarah benar atau juga salah.
10. Jika tatanan dunia
sdh cair/melting, maka mrk akan bekerja untuk
merekonstruksi sesuai design yg disiapkan.
9. Target awal
diseminasi rumor, lalu ciptakan distrust, picu
konflik baru, & dekontruksi tatanan. Ini disebut
melting process.
8. Strategi dan cara
mrk dgn membobol dan membuka data2 rahasia
negara, perusahaan dan perorangan dgn target2
spesifik.
7. The new real
power in the world adl the power behind
wikileaks. Mereka akan design New World Order
berbasis open society .
6. Kekuatan informasi
yg borderless, stateless, corporateless dan bisa
mengalir sprt gelombang tsunami. Dunia akan
powerless.
5. Dugaan saya,
kekuatan2 bisnis akan jadi sasaran berikut. Lalu
kontrol utama dunia akan dialihkan ke kekuatan
informasi.
4. Ini cara baru untuk
ciptakan pusat kekuatan baru selain negara dgn
mendelegitimasi kebijakan negara2 di dunia.
3. Kebijakan pol LN AS
jd sasaran pertama krn posisinya sbg
superpower serta pol LN aktif dan ekspansif ke
banyak negara.
2. Dimotori Julian
Assange n back up dr tokoh sprt george soros,
mrk kembangkan paham open society sbg
landscape baru tata dunia.
1. Ia adl jenis
jurnalisme baru unt terobos kendala jurnalisme
biasa. Bertumpu pd penerobosan sumber data2
rahasia dgn bbrp cara.
Sumber: kultwit ustadz @MahfudzSiddiq on twitter
Kumpulan Kultwit #Wikileaks Utadz. Mahfudz Siddiq
27. Jika ada yg punya
2nd opinion, silakan dishare.. Santai aja.
26. Cara menyikapi
suatu info akan jelaskan siapa kita sebenarnya.
Pihak US Embassy lbh lihai sikapi ini. Bgm dgn
kita?
25. Mrk punya
obligasi untuk klarifikasi. Para pihak yg yakin info
itu tdk benar, ya santai aja. Yg tersudut pasti was-
was.
24. Lalu bagaimana
menyikapinya? Menurut saya bola api ini hrs
dikembalikan ke US Embassy sbg source of
information.
23. Ibarat gempa
susul-menyusul yg dipicu wikileaks hasilkan
gelombang tsunami berseri. Masy Indonesia sgt
rentan.
22. Jika pembuktian
ditahan, social n political distrust menguat. Dilema
baru. Smntr info baru wikileaks diyakini sgt
banyak.
21. Ketika tuntutan
pembuktian menguat, lalu jika terbukti maka
tatanan akan terdelegitimasi. Krn menyangkut
tokoh2 besar.
20. Skrg sebagian
percaya info wikilekas, sebagian tdk percaya,
sebagian msh bertanya-tanya. Rumor bergerak
ke distrust.
19. Seleksi dilakukan
berdasarkan kerangka referensi dan lapangan
pengalaman masing2. Maka reaksi akan macam2.
18. Kembali soal benar
salah. Prinsipnya setiap info mengadung potensi
benar dan salah. Lalu manusia punya mekanisme
seleksi.
17. Masy mulai
bertanya "ada apa?". Yg disebut namanya over-
reactive, malah picu komen "pasti ada apa-2 ?".
Media tambah bahan.
16. Tak sampai sehari,
berita itu sdh jadi berita nasional di berbagai
media, dan sgr jadi rumor di sana-sini. Tsunami
kan?
15. Mari ambil studi
kasus info wikileaks soal indonesia saat ini.
Bermula dr berita di the Age dan Sydney Morning
Herald.
14. Jd mari bayangkan
target melting process tatanan dunia akan
berjalan lebih cepat dr yg kita bayangkan.
13. Ciri
overcommunicated society adl orang2 mulai
kehilangan pegangan dan keyakinan ttg benar dan
salah. Semua jd serba relatif.
12. Tapi ingat,
targetnya bukan benar atau salah! Pembuktiannya
jadi sekuen yg dibiarkan bergulir sbg jalan target
lanjutan.
11. Lalu apakah data
dan info wikileaks benar? Sbg data mentah, ia adl
indikasi yg bisa mengarah benar atau juga salah.
10. Jika tatanan dunia
sdh cair/melting, maka mrk akan bekerja untuk
merekonstruksi sesuai design yg disiapkan.
2nd opinion, silakan dishare.. Santai aja.
26. Cara menyikapi
suatu info akan jelaskan siapa kita sebenarnya.
Pihak US Embassy lbh lihai sikapi ini. Bgm dgn
kita?
25. Mrk punya
obligasi untuk klarifikasi. Para pihak yg yakin info
itu tdk benar, ya santai aja. Yg tersudut pasti was-
was.
24. Lalu bagaimana
menyikapinya? Menurut saya bola api ini hrs
dikembalikan ke US Embassy sbg source of
information.
23. Ibarat gempa
susul-menyusul yg dipicu wikileaks hasilkan
gelombang tsunami berseri. Masy Indonesia sgt
rentan.
22. Jika pembuktian
ditahan, social n political distrust menguat. Dilema
baru. Smntr info baru wikileaks diyakini sgt
banyak.
21. Ketika tuntutan
pembuktian menguat, lalu jika terbukti maka
tatanan akan terdelegitimasi. Krn menyangkut
tokoh2 besar.
20. Skrg sebagian
percaya info wikilekas, sebagian tdk percaya,
sebagian msh bertanya-tanya. Rumor bergerak
ke distrust.
19. Seleksi dilakukan
berdasarkan kerangka referensi dan lapangan
pengalaman masing2. Maka reaksi akan macam2.
18. Kembali soal benar
salah. Prinsipnya setiap info mengadung potensi
benar dan salah. Lalu manusia punya mekanisme
seleksi.
17. Masy mulai
bertanya "ada apa?". Yg disebut namanya over-
reactive, malah picu komen "pasti ada apa-2 ?".
Media tambah bahan.
16. Tak sampai sehari,
berita itu sdh jadi berita nasional di berbagai
media, dan sgr jadi rumor di sana-sini. Tsunami
kan?
15. Mari ambil studi
kasus info wikileaks soal indonesia saat ini.
Bermula dr berita di the Age dan Sydney Morning
Herald.
14. Jd mari bayangkan
target melting process tatanan dunia akan
berjalan lebih cepat dr yg kita bayangkan.
13. Ciri
overcommunicated society adl orang2 mulai
kehilangan pegangan dan keyakinan ttg benar dan
salah. Semua jd serba relatif.
12. Tapi ingat,
targetnya bukan benar atau salah! Pembuktiannya
jadi sekuen yg dibiarkan bergulir sbg jalan target
lanjutan.
11. Lalu apakah data
dan info wikileaks benar? Sbg data mentah, ia adl
indikasi yg bisa mengarah benar atau juga salah.
10. Jika tatanan dunia
sdh cair/melting, maka mrk akan bekerja untuk
merekonstruksi sesuai design yg disiapkan.
Jangan salah idola,(Al-mar'u ma'a man ahabbah) seseorang akan dikumpulkan bersama orang yang di cintainya.
Justin Bieber, Berhala Baru Remaja Kurang
Iman
Bulan April, Justin Bieber katanya mau konser di
Indonesia. Gimana reaksi kamu sebagai remaja
mendengar berita ini? Heboh, jingkrak-jingkrak
kegirangan kayak orang kesurupan, nangis
terharu, bersikap lebay atau malah biasa aja alias
gak terpengaruh?
Beragam reaksi remaja mendengar kabar si Justin
mau datang. Reaksi ini terjadi adalah efek dari
pemahaman remaja akan sesuatu dalam hal ini
adalah memahami siapa si Justin ini sebenarnya.
Bila yang ada di benaknya sosok cowok ganteng
yang lincah dan bersuara seksi, maka secara
otomatis kamu sebagai remaja cewek akan
berteriak histeris kegirangan. Beda lagi bila yang
ada dalam pemahaman kamu tentang cowok
yang satu ini adalah sosok remaja belasan tahun
yang menjadi korban industry music di era
kapitalis, maka yang muncul adalah sikap kasihan.
Ya …anak seusia itu sudah dieksploitasi demi
gemuknya kantong para pemodal dan menjadi
berhala baru di era yang katanya modern ini.
Fenomena Justin Beiber bisa menjadi berhala di
dunia ini. Berhala? Bukankah si Justin tidak
disembah? Berhala bukan untuk disembah saja
tapi juga termasuk ke dalam kategori untuk
diikuti, diidolakan hingga ditangisi secara histeris
sebagaimana para fans itu ke idolanya. Padahal, si
Justin kenal juga enggak dengan kamu dan para
remaja lain. Trus ngapain juga pake acara teriak-
teriak histeris bahkan sampai ada yang menangis
dan pingsan? Biasanya ini adalah reaksi yang
muncul bila para remaja merasa ‘excited’ yang
berlebihan. Bahkan banyak juga remaja cewek
yang kepingin banget bisa dapat kesempatan
untuk mencium atau dicium oleh si Beiber ini.
Yucks!
....Sobat muda muslim, nyadar donk! Untuk
apa kamu melakukan kehisterisan semacam
itu hanya untuk cowok non muslim
bernama Justin Bieber?...
Sobat muda muslim, nyadar donk! Setiap
perbuatan itu selalu ada pertanggungjawabannya
kelak di akhirat. Apa jawaban yang bakal kamu
sodorkan bila ada pertanyaan, untuk apa kamu
melakukan kehisterisan semacam itu hanya untuk
cowok non muslim bernama Justin Bieber?
Nggak usah nunggu ditanya di akhirat, sekarang
aja coba kamu jawab dan renungkan pertanyaan
tersebut di atas. Kenal juga enggak, dapat
kemanfaatan darinya apalagi. Yang ada malah
kamu sering lalai melaksanakan kewajiban karena
keasyikan mendengarkan si Beiber nyanyi plus
jejingkrakkan.
Rencana konser si Beiber di Indonesia membuat
banyak remaja seusia kamu pada berebut
membeli tiket yang harganya tak bisa dibilang
murah. Buat sodaqoh pelit tapi tak sayang
menghamburkan uang untuk beli tiket si Beiber.
Aneh! 10 ribu tiket seharga 500 ribu hingga satu
juta terjual langsung ludes dalam beberapa hari
saja. Calon penonton yang ngantri pun berjubel
jauh hari demi mendapatkan selembar tiket untuk
nonton si Justin.
Coba bandingkan dengan acara lain semisal
bedah buku, seminar, atau training keislaman,
para remaja pada ogah datang. Boro-boro mau
bayar mahal, udah gratis saja masih tetap jarang
yang mau datang. Memang sih, yang namanya
surge itu lapang. Sebaliknya, yang namanya
neraka itu berjubel penuh penghuninya. Hampir
mirip dengan fenomena acara keislaman versus
maksiat. Tergantung kamu sendiri wahai remaja,
untuk pintar-pintar memilih tujuan mana yang
akan kamu tuju.
Remaja cerdas so pasti pilih acara yang
berkualitas demi meningkatkan iman dan takwa,
bukan sebaliknya. Jadi, udah deh gak usah ikut-
ikutan demam si Beiber. Dia gak bisa
menyelamatkan kamu dari panasnya siksa neraka
kok. Rugi berat deh!
Sumber: [ria fariana/voa-islam.com]
Iman
Bulan April, Justin Bieber katanya mau konser di
Indonesia. Gimana reaksi kamu sebagai remaja
mendengar berita ini? Heboh, jingkrak-jingkrak
kegirangan kayak orang kesurupan, nangis
terharu, bersikap lebay atau malah biasa aja alias
gak terpengaruh?
Beragam reaksi remaja mendengar kabar si Justin
mau datang. Reaksi ini terjadi adalah efek dari
pemahaman remaja akan sesuatu dalam hal ini
adalah memahami siapa si Justin ini sebenarnya.
Bila yang ada di benaknya sosok cowok ganteng
yang lincah dan bersuara seksi, maka secara
otomatis kamu sebagai remaja cewek akan
berteriak histeris kegirangan. Beda lagi bila yang
ada dalam pemahaman kamu tentang cowok
yang satu ini adalah sosok remaja belasan tahun
yang menjadi korban industry music di era
kapitalis, maka yang muncul adalah sikap kasihan.
Ya …anak seusia itu sudah dieksploitasi demi
gemuknya kantong para pemodal dan menjadi
berhala baru di era yang katanya modern ini.
Fenomena Justin Beiber bisa menjadi berhala di
dunia ini. Berhala? Bukankah si Justin tidak
disembah? Berhala bukan untuk disembah saja
tapi juga termasuk ke dalam kategori untuk
diikuti, diidolakan hingga ditangisi secara histeris
sebagaimana para fans itu ke idolanya. Padahal, si
Justin kenal juga enggak dengan kamu dan para
remaja lain. Trus ngapain juga pake acara teriak-
teriak histeris bahkan sampai ada yang menangis
dan pingsan? Biasanya ini adalah reaksi yang
muncul bila para remaja merasa ‘excited’ yang
berlebihan. Bahkan banyak juga remaja cewek
yang kepingin banget bisa dapat kesempatan
untuk mencium atau dicium oleh si Beiber ini.
Yucks!
....Sobat muda muslim, nyadar donk! Untuk
apa kamu melakukan kehisterisan semacam
itu hanya untuk cowok non muslim
bernama Justin Bieber?...
Sobat muda muslim, nyadar donk! Setiap
perbuatan itu selalu ada pertanggungjawabannya
kelak di akhirat. Apa jawaban yang bakal kamu
sodorkan bila ada pertanyaan, untuk apa kamu
melakukan kehisterisan semacam itu hanya untuk
cowok non muslim bernama Justin Bieber?
Nggak usah nunggu ditanya di akhirat, sekarang
aja coba kamu jawab dan renungkan pertanyaan
tersebut di atas. Kenal juga enggak, dapat
kemanfaatan darinya apalagi. Yang ada malah
kamu sering lalai melaksanakan kewajiban karena
keasyikan mendengarkan si Beiber nyanyi plus
jejingkrakkan.
Rencana konser si Beiber di Indonesia membuat
banyak remaja seusia kamu pada berebut
membeli tiket yang harganya tak bisa dibilang
murah. Buat sodaqoh pelit tapi tak sayang
menghamburkan uang untuk beli tiket si Beiber.
Aneh! 10 ribu tiket seharga 500 ribu hingga satu
juta terjual langsung ludes dalam beberapa hari
saja. Calon penonton yang ngantri pun berjubel
jauh hari demi mendapatkan selembar tiket untuk
nonton si Justin.
Coba bandingkan dengan acara lain semisal
bedah buku, seminar, atau training keislaman,
para remaja pada ogah datang. Boro-boro mau
bayar mahal, udah gratis saja masih tetap jarang
yang mau datang. Memang sih, yang namanya
surge itu lapang. Sebaliknya, yang namanya
neraka itu berjubel penuh penghuninya. Hampir
mirip dengan fenomena acara keislaman versus
maksiat. Tergantung kamu sendiri wahai remaja,
untuk pintar-pintar memilih tujuan mana yang
akan kamu tuju.
Remaja cerdas so pasti pilih acara yang
berkualitas demi meningkatkan iman dan takwa,
bukan sebaliknya. Jadi, udah deh gak usah ikut-
ikutan demam si Beiber. Dia gak bisa
menyelamatkan kamu dari panasnya siksa neraka
kok. Rugi berat deh!
Sumber: [ria fariana/voa-islam.com]
Minggu, 13 Maret 2011
Waspadai Chernobyl 2 Di Jepang (Headline Rakyat Merdeka)
SETELAH gempa dan tsunami, Jepang masih
dihantui bencana susulan yang yakni krisis radiasi
nuklir. Sejumlah reaktor nuklir Jepang rusak
terkena tsunami. Yang paling parah kerusakan
reaktor nuklir di Fukushi-ma. Jepang. Fasilitas
pendingin reaktor itu tidak bekerja.
Kemarin pagi. Operator PLTN Fu-kushima. Tokyo
Electric Power (TEPCO) melaporkan kepada
pemerintah Jepang bahwa situasi di pembangkit
listrik tenaga nuklir di Pre-fektur Fukushima dalam
situasi darurat.
TEPCO menyebut tingkat radiasi di reaktor nuklir
Fukushima No 1 telah melampaui batas yang
diperbolehkan, 500 micro sievert. Sedangkan
radiasi di Fukushima telah mencapai 882 micro
sievert. Badan keselamatan nuklir Jepang juga
meletakkan kecelakaan nuklir di Fukushima pada
tingkat empat pada skala internasional 0-7.
Pengamat Nuklir Walhi, Ali Akbar mengatakan,
efek terburuk dari ledakan reaktor nuklir Jepang
bisa berakibat seperti ledakan nuklir di, Chernobyl,
Ukraina. Sebab, jika fasilitas pendingin tidak
bekerja dengan baik proses penyebaran radio
aktif semakin cepat.
"Efek terburuknya bisa kaya Chernobyl, ini kan
persoalan radio aktif. Kalau dia udah bocor, radiasi
itu kan kemana-mana. Sementara belum ada satu
teknologi pun yang mampu untuk menghentikan
sesuatu yang sudah keluar ini. Begitu juga yang
terjadi Che-nobyl saat terjadi ledakan, plutonium-
nya ke mana-mana," ujarnya ketika dihubungi
Rakyat Merdeka, kemarin.
Jika radio aktif sudah menyebar, kata Ali, proses
netralisirnya tidak hanya membutuhkan waktu
satu atau dua tahun, melainkan ratusan tahun.
Selama itu jugalah, lanjutnya, penduduk Jepang
tidak boleh menempati daerah yang sudah
terkontaminasi radio aktif.
"Nah, kondisi ini sebenarnya suatu hal sangat
mengerikan sekali kalau tidak segera
ditanggulangi. Genosida itu pasti terjadi. Kita tidak
tahu radio aktif masuk ke dalam tubuh kita.
Artinya kita tidak merasakan apapun, tau-tau kita
sadah terkena radiasi puluto* nium," tandasnya.
Dia menilai, ada dua efek terburukakibat ledakan
reaktor nuklir di Fuku-shima. Jepang tersebut.
Pertama, Jepang akan mengalami krisis energi
dalam beberapa tahun ke depan. "Jepang
sebenarnya sangat tergantung pada energi nuklir.
Jepang tidak punya energi selain nuklir dan
batubara. Artinya ini akan membuat Jepang
krisis," ujarnya.
Kedua, kata Ali.warga yang sudah terkontaminasi
radio aktif dan warga yang akan menempati
tempat ini kelak akan mengalami gangguan
kesehatan. "Minimal dampaknya adalah akan
terjadi gangguan kesehatan. Misalnya, kena
kanker, mengalami kelumpuhan, kerontokan
rambut. Itu standar minimal dan itu sangat besar
kemungkinannya terjadi," timpalnya.
Khawatir radiasi, pemerintah Jepang
mengosongkan penduduk yang berada di radius
20 kin dari reaktor. Sebanyak 140 ribu warga
Fukushima pun dievakuasi.
Tapi, rusaknya reaktor nuklir ini sudah memakan
korban. Empat karyawan PLTN Fukushima
diketahui terluka akibat ledakan di reaktor nomor
1, kemarin. Bahkan, sebanyak 160 orang diduga
telah terkontaminasi radiasi.
Agen keselamatan industri dan nuklir Jepang
(NISA) merinci, sekitar 60 orang diduga terkena
radiasi ketika menunggu helikopter evakuasi.
Sementara sekitar 100 orang lainnya terkonta-
minasi saat dievakuasi dengan bis.
Dari 100 orang yang dievakuasi dengan bis,
sembilan di antaranya telah terkena radiasi dan
satu di antaranya menunjukkan adanya jumlah
radiasi hingga 100.000 cpm, tingkat di mana
korban harus didekontaminasi.
Sementara delapan orang lainnya juga dikenali
telah terkontaminasi radiasi, namun dengan kadar
risiko yang lebih kecil, yakni antara 18.000 cpm -
40.000 cpm. Belum diketahui apakah kedelapan
orang tersebut juga perlu menjalani proses
dekontaminasi.
Keadaan darurat nuklir di Jepang mengingatkan
pada peristiwa kecelakaan terburuk pembangkit
listrik nuklir di Chernobyl, Ukraina, pada 26 April
1986.
Kini, Pemerintah Jepang berkutat memperbaiki
kerusakan-kerusakan sejumlah reaktor akibat
gempa dan tsunami. Saat ini, air laut secara terus-
menerus diarahkan ke bagian inti nuklir yang
berada di dalam reaktor No 1 Fukushima agar
kebocoran itu tidak menjalar ke reaktor-reaktor
lainnya. Jepang juga telah meminta warganya
mengkonsumsi yodium untuk menangkal radiasi
akibat meledaknya reaktor nuklirnya.
Soal dampak radiasi nuklir sampai ke Indonesia,
Kepala Badan Pengawas Nuklir (Bapeten) As Natio
Lasman membantahnya. Kata Natio, kerusakan
reaktor Fukushima radiasinya hanyamenyebar
sejauh 20 kilometer.
"Kalau pemerintah Jepang hanya menyampaikan
pada radius 20 km itu evakuasi dan tidak akan ada
pelebaran lagi, maka tidak akan sampai ke
Indonesia," ujar As Natio.
Partikel radioaktif, sambungnya, akan sampai ke
daerah lain melalui media udara atau air.
Perpindahan partikel tersebut tergantung
kecepatan dan arah angin. "Bisa saja akan
bertambah lebar lagi kalau kecepatan anginnya
besar dan pertikelnya banyak," imbuh dia.
Menurutnya, kebocoran reaktor nuklir di
Fukushima berbeda dengan yang terjadi di
Chernobyl, Ukraina utara, pada 1986. Kala itu
pembangkit listrik tenaga nuklir di kota itu
meledak saat kondisi pembangkit dalam keadaan
aktif. Sedangkan di Fukushima, reak-tomya sudah
padam secara otomatis saat gempa terjadi.
Menurutnya, sistem keamanan reaktor nuklir di
Fukushima bagus. Sebab ketika gempa dengan
skala 9 SR mengguncang Jepang, reaktor
otomatis mati. Seandainya tidak ada tsunami
maka tidak akan ada kebocoran dari reaktor ini.
"Setelah gempa, generator cadangan sudah
bekerja mendinginkan reaktor, dengan
memompa air ke dalam reaktor. Ini berjalan
hampir sejam, lalu tsunami datang. Perkiraan
saya, generator rusak karena kena air tsunami,"
tutur Natio. KRI/DNU/MRA/NET
Entitas terkait
Ringkasan Artikel Ini
Tokyo Electric Power (TEPCO) melaporkan
kepada pemerintah Jepang bahwa situasi di
pembangkit listrik tenaga nuklir di Pre-
fektur Fukushima dalam situasi darurat.
TEPCO menyebut tingkat radiasi di reaktor
nuklir Fukushima No 1 telah melampaui
batas yang diperbolehkan, 500 micro
sievert. Badan keselamatan nuklir Jepang
juga meletakkan kecelakaan nuklir di
Fukushima pada tingkat empat pada skala
internasional 0-7. Pengamat Nuklir Walhi,
Ali Akbar mengatakan, efek terburuk dari
ledakan reaktor nuklir Jepang bisa berakibat
seperti ledakan nuklir di, Chernobyl, Ukraina.
Dari 100 orang yang dievakuasi dengan bis,
sembilan di antaranya telah terkena radiasi
dan satu di antaranya menunjukkan adanya
jumlah radiasi hingga 100.000 cpm, tingkat
di mana korban harus didekontaminasi.
Keadaan darurat nuklir di Jepang
mengingatkan pada peristiwa kecelakaan
terburuk pembangkit listrik nuklir di
Chernobyl, Ukraina, pada 26 April 1986. Saat
ini, air laut secara terus-menerus diarahkan
ke bagian inti nuklir yang berada di dalam
reaktor No 1 Fukushima agar kebocoran itu
tidak menjalar ke reaktor-reaktor lainnya.
Menurutnya, kebocoran reaktor nuklir di
Fukushima berbeda dengan yang terjadi di
Chernobyl, Ukraina utara, pada 1986.
dihantui bencana susulan yang yakni krisis radiasi
nuklir. Sejumlah reaktor nuklir Jepang rusak
terkena tsunami. Yang paling parah kerusakan
reaktor nuklir di Fukushi-ma. Jepang. Fasilitas
pendingin reaktor itu tidak bekerja.
Kemarin pagi. Operator PLTN Fu-kushima. Tokyo
Electric Power (TEPCO) melaporkan kepada
pemerintah Jepang bahwa situasi di pembangkit
listrik tenaga nuklir di Pre-fektur Fukushima dalam
situasi darurat.
TEPCO menyebut tingkat radiasi di reaktor nuklir
Fukushima No 1 telah melampaui batas yang
diperbolehkan, 500 micro sievert. Sedangkan
radiasi di Fukushima telah mencapai 882 micro
sievert. Badan keselamatan nuklir Jepang juga
meletakkan kecelakaan nuklir di Fukushima pada
tingkat empat pada skala internasional 0-7.
Pengamat Nuklir Walhi, Ali Akbar mengatakan,
efek terburuk dari ledakan reaktor nuklir Jepang
bisa berakibat seperti ledakan nuklir di, Chernobyl,
Ukraina. Sebab, jika fasilitas pendingin tidak
bekerja dengan baik proses penyebaran radio
aktif semakin cepat.
"Efek terburuknya bisa kaya Chernobyl, ini kan
persoalan radio aktif. Kalau dia udah bocor, radiasi
itu kan kemana-mana. Sementara belum ada satu
teknologi pun yang mampu untuk menghentikan
sesuatu yang sudah keluar ini. Begitu juga yang
terjadi Che-nobyl saat terjadi ledakan, plutonium-
nya ke mana-mana," ujarnya ketika dihubungi
Rakyat Merdeka, kemarin.
Jika radio aktif sudah menyebar, kata Ali, proses
netralisirnya tidak hanya membutuhkan waktu
satu atau dua tahun, melainkan ratusan tahun.
Selama itu jugalah, lanjutnya, penduduk Jepang
tidak boleh menempati daerah yang sudah
terkontaminasi radio aktif.
"Nah, kondisi ini sebenarnya suatu hal sangat
mengerikan sekali kalau tidak segera
ditanggulangi. Genosida itu pasti terjadi. Kita tidak
tahu radio aktif masuk ke dalam tubuh kita.
Artinya kita tidak merasakan apapun, tau-tau kita
sadah terkena radiasi puluto* nium," tandasnya.
Dia menilai, ada dua efek terburukakibat ledakan
reaktor nuklir di Fuku-shima. Jepang tersebut.
Pertama, Jepang akan mengalami krisis energi
dalam beberapa tahun ke depan. "Jepang
sebenarnya sangat tergantung pada energi nuklir.
Jepang tidak punya energi selain nuklir dan
batubara. Artinya ini akan membuat Jepang
krisis," ujarnya.
Kedua, kata Ali.warga yang sudah terkontaminasi
radio aktif dan warga yang akan menempati
tempat ini kelak akan mengalami gangguan
kesehatan. "Minimal dampaknya adalah akan
terjadi gangguan kesehatan. Misalnya, kena
kanker, mengalami kelumpuhan, kerontokan
rambut. Itu standar minimal dan itu sangat besar
kemungkinannya terjadi," timpalnya.
Khawatir radiasi, pemerintah Jepang
mengosongkan penduduk yang berada di radius
20 kin dari reaktor. Sebanyak 140 ribu warga
Fukushima pun dievakuasi.
Tapi, rusaknya reaktor nuklir ini sudah memakan
korban. Empat karyawan PLTN Fukushima
diketahui terluka akibat ledakan di reaktor nomor
1, kemarin. Bahkan, sebanyak 160 orang diduga
telah terkontaminasi radiasi.
Agen keselamatan industri dan nuklir Jepang
(NISA) merinci, sekitar 60 orang diduga terkena
radiasi ketika menunggu helikopter evakuasi.
Sementara sekitar 100 orang lainnya terkonta-
minasi saat dievakuasi dengan bis.
Dari 100 orang yang dievakuasi dengan bis,
sembilan di antaranya telah terkena radiasi dan
satu di antaranya menunjukkan adanya jumlah
radiasi hingga 100.000 cpm, tingkat di mana
korban harus didekontaminasi.
Sementara delapan orang lainnya juga dikenali
telah terkontaminasi radiasi, namun dengan kadar
risiko yang lebih kecil, yakni antara 18.000 cpm -
40.000 cpm. Belum diketahui apakah kedelapan
orang tersebut juga perlu menjalani proses
dekontaminasi.
Keadaan darurat nuklir di Jepang mengingatkan
pada peristiwa kecelakaan terburuk pembangkit
listrik nuklir di Chernobyl, Ukraina, pada 26 April
1986.
Kini, Pemerintah Jepang berkutat memperbaiki
kerusakan-kerusakan sejumlah reaktor akibat
gempa dan tsunami. Saat ini, air laut secara terus-
menerus diarahkan ke bagian inti nuklir yang
berada di dalam reaktor No 1 Fukushima agar
kebocoran itu tidak menjalar ke reaktor-reaktor
lainnya. Jepang juga telah meminta warganya
mengkonsumsi yodium untuk menangkal radiasi
akibat meledaknya reaktor nuklirnya.
Soal dampak radiasi nuklir sampai ke Indonesia,
Kepala Badan Pengawas Nuklir (Bapeten) As Natio
Lasman membantahnya. Kata Natio, kerusakan
reaktor Fukushima radiasinya hanyamenyebar
sejauh 20 kilometer.
"Kalau pemerintah Jepang hanya menyampaikan
pada radius 20 km itu evakuasi dan tidak akan ada
pelebaran lagi, maka tidak akan sampai ke
Indonesia," ujar As Natio.
Partikel radioaktif, sambungnya, akan sampai ke
daerah lain melalui media udara atau air.
Perpindahan partikel tersebut tergantung
kecepatan dan arah angin. "Bisa saja akan
bertambah lebar lagi kalau kecepatan anginnya
besar dan pertikelnya banyak," imbuh dia.
Menurutnya, kebocoran reaktor nuklir di
Fukushima berbeda dengan yang terjadi di
Chernobyl, Ukraina utara, pada 1986. Kala itu
pembangkit listrik tenaga nuklir di kota itu
meledak saat kondisi pembangkit dalam keadaan
aktif. Sedangkan di Fukushima, reak-tomya sudah
padam secara otomatis saat gempa terjadi.
Menurutnya, sistem keamanan reaktor nuklir di
Fukushima bagus. Sebab ketika gempa dengan
skala 9 SR mengguncang Jepang, reaktor
otomatis mati. Seandainya tidak ada tsunami
maka tidak akan ada kebocoran dari reaktor ini.
"Setelah gempa, generator cadangan sudah
bekerja mendinginkan reaktor, dengan
memompa air ke dalam reaktor. Ini berjalan
hampir sejam, lalu tsunami datang. Perkiraan
saya, generator rusak karena kena air tsunami,"
tutur Natio. KRI/DNU/MRA/NET
Entitas terkait
Ringkasan Artikel Ini
Tokyo Electric Power (TEPCO) melaporkan
kepada pemerintah Jepang bahwa situasi di
pembangkit listrik tenaga nuklir di Pre-
fektur Fukushima dalam situasi darurat.
TEPCO menyebut tingkat radiasi di reaktor
nuklir Fukushima No 1 telah melampaui
batas yang diperbolehkan, 500 micro
sievert. Badan keselamatan nuklir Jepang
juga meletakkan kecelakaan nuklir di
Fukushima pada tingkat empat pada skala
internasional 0-7. Pengamat Nuklir Walhi,
Ali Akbar mengatakan, efek terburuk dari
ledakan reaktor nuklir Jepang bisa berakibat
seperti ledakan nuklir di, Chernobyl, Ukraina.
Dari 100 orang yang dievakuasi dengan bis,
sembilan di antaranya telah terkena radiasi
dan satu di antaranya menunjukkan adanya
jumlah radiasi hingga 100.000 cpm, tingkat
di mana korban harus didekontaminasi.
Keadaan darurat nuklir di Jepang
mengingatkan pada peristiwa kecelakaan
terburuk pembangkit listrik nuklir di
Chernobyl, Ukraina, pada 26 April 1986. Saat
ini, air laut secara terus-menerus diarahkan
ke bagian inti nuklir yang berada di dalam
reaktor No 1 Fukushima agar kebocoran itu
tidak menjalar ke reaktor-reaktor lainnya.
Menurutnya, kebocoran reaktor nuklir di
Fukushima berbeda dengan yang terjadi di
Chernobyl, Ukraina utara, pada 1986.
Minggu, 06 Maret 2011
Ketika sikap saling menghargai bukan jati diri lagi
opini "iniloh figur pemimpin kalian!" Dalam hal ini
siapakah yang harus disalahkan? Apakah karena
peraturan yang kurang tegas dan kurang jelas
sehingga menyebabkan pengelola negri ini seakan
tidak bisa bertindak? Ataukah sudah makin
menurunnya etika moral di sebagian masyarakat
kita? Ataukah negeri ini seperti tidak bertuan lagi?
Karena masih banyak orang yang tidak tahu lagi
harus meminta perlindungan kemana dan kepada
siapa? Ketika sudah tidak malu lagi ramai-ramai
membunuh karakter seseorang semaunya? Akan
semakin di abaikan,ketika ada upaya mengklarifikasi
di anggap pembelaan diri? Sungguh aku prihatin:-
(,tabayun khusnudzon kemanakah perginya?
Bila kita menelaah lebih lanjut aku yakin bahwa
undang-undang maupun peraturan sangat
menjunjung tinggi rasa keadilan dan hak azazi
manusia,masalahnya ketika hukum bukan lagi jadi
panglima? Ketika sikap saling menghargai sudah
tidak lagi menjadi jati diri negri ini?
Sebagi penutup kegelisahan ini,saya juga
menyesalkan dilingkup kecilpun tak ubahnya? #
BelajarSabar
siapakah yang harus disalahkan? Apakah karena
peraturan yang kurang tegas dan kurang jelas
sehingga menyebabkan pengelola negri ini seakan
tidak bisa bertindak? Ataukah sudah makin
menurunnya etika moral di sebagian masyarakat
kita? Ataukah negeri ini seperti tidak bertuan lagi?
Karena masih banyak orang yang tidak tahu lagi
harus meminta perlindungan kemana dan kepada
siapa? Ketika sudah tidak malu lagi ramai-ramai
membunuh karakter seseorang semaunya? Akan
semakin di abaikan,ketika ada upaya mengklarifikasi
di anggap pembelaan diri? Sungguh aku prihatin:-
(,tabayun khusnudzon kemanakah perginya?
Bila kita menelaah lebih lanjut aku yakin bahwa
undang-undang maupun peraturan sangat
menjunjung tinggi rasa keadilan dan hak azazi
manusia,masalahnya ketika hukum bukan lagi jadi
panglima? Ketika sikap saling menghargai sudah
tidak lagi menjadi jati diri negri ini?
Sebagi penutup kegelisahan ini,saya juga
menyesalkan dilingkup kecilpun tak ubahnya? #
BelajarSabar
Langganan:
Postingan (Atom)